PM-AAS: Menuju Pertanian Modern dan Swasembada Pangan Berkelanjutan
Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memimpin secara langsung Rapat Koordinasi Perluasan penerapan budidaya PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System) (09/07/26).
Mentan menekankan pentingnya percepatan tanam sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian, mengoptimalkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan). Juga, meningkatkan efisiensi budidaya, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani dalam mewujudkan swasembada pangan.
Beberapa poin utama yakni (1) Percepat implementasi PM-AAS secara nasional seluas 1 juta ha. Seluruh kepala dinas pertanian dan penyuluh pertanian diminta mengawal percepatan penerapan PM-AAS sebagai model intensifikasi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas padi. (2) Fokus pada peningkatan produktivitas minimal 10 ton/ha dan (3) Perkuat sinergi lintas sektor.
Keberhasilan PM-AAS memerlukan kolaborasi antara Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh, BRMP, kementerian/lembaga terkait, BUMN, dan petani agar implementasi di lapangan berjalan efektif.
PM-AAS merupakan strategi nasional untuk mentransformasi budidaya padi melalui pertanian modern, meningkatkan produktivitas hingga dua kali lipat, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.